Kamis, 12 Maret 2015

SMP N 1 Kalasan (SPENSAKA)

SMP N 1 Kalasan yang biasa lebih dikenal SPENSAKA. Salah satu sekolah favorit dan di inginkan oleh banyak orang untuk bisa bersekolah di SMP N 1 Kalasan ini karena kualitas. Terdiri dari dua lantai dan memiliki gedung bahasa, masjid, halaman yang luas, 18 kelas, dll. SMP N 1 Kalasan juga terkenal dengan murid-muridnya yang berprestasi dibidang akademik maupun non akademik. SMP N 1 Kalasan merupakan tempat belajar yang nyaman dan bersih. SMP N 1 Kalasan memiliki guru-guru yang dalam mendidik muridnya dengan tegas, sabar, memotivasi, dan tak kenal lelah. Belajar di SMP N 1 Kalasan sangat menyenangkan.
Sekian...terimakasih :)

Kamis, 05 Maret 2015

Drama



Semangat Roti Isi Keju

Pagi itu rumah sedikit hening sebelum menjadi sangat ramai saat kakak beradik itu berebut roti tawar isi keju.
Mama : Vania, ayo bangun, cepat mandi!
Vania : Iya, Ma.... (Vania beranjak dari tidurnya dan menuju ke kamar mandi)
Vino : Syalalalaa… (mengalunkan sebuah lagu sambil mengambil selembar keju dan meletakkannya diantara dua roti tawar)
Vania : Siapa cepat, dia dapat! (Vania mengambil roti isi keju kakaknya itu secepat kilat)
Vino : Vaniaa..!, lu pagi-pagi udah bikin resek!, balikin gak roti gue? (ancam Vino yang jengkel kepada adiknya itu)
Vania : Nyam nyam nyaamm, delicious… (Vania tak menggubris ancaman kakaknya itu, ia melahap habis roti isi keju yang ada ditangannya)
(Mama Vania yang baru saja keluar dari dapur lantas bertanya kepada kedua anaknya itu)
Mama : Kalian ini kenapa? Pagi-pagi sudah bertengkar
Vino : Itu Ma, Vania noh, roti isi kejuku diambil
Vania : Bisanya cuma ngadu doang! Huh! (gumam Vania)
Mama : Vania, jangan begitu sama kakakmu. Kalau kamu mau makan roti yaa seharusnya kamu bikin sendiri.
Vania : Tapi Maa....
Mama : Sudahlah, kamu jangan ngebantah terus. Kan masih ada banyak roti dan keju, jadi kamu bisa bikin roti isi itu sendirikan?
Vania : Bisa, Ma... (ucap Vania pelan)
Mama : Ya sudah, jangan jail lagi sama kakakmu!
Vania : Apa lu? (Vania duduk dengan raut wajah kesal, bibir manyun, dan menatap sang kakak dengan tatapan sinis)
Vino : Apa? Yee dimarahin ya, makanya gak usah jail jadi orang (sambil mengambil dua lembar roti dan beberapa lembar keju, kemudian melahapnya, lalu menjulurkan lidahnya ke arah Vania)
Vania : Biarin aja, daripada tukang ngadu (balik menjulurkan lidahnya ke arah kakaknya itu)
Vino : Yaudah sih -_-
Kemudian seketika rumah itu kembali sepi karena kedua anaknya telah berangkat ke sekolah masing-masing.

Oleh : Anis Tri Utami